Belakangan ini banyak yang mengaku rambutnya makin rontok setelah rajin minum matcha latte. Hal ini membuat banyak orang bertanya-tanya: benarkah matcha bisa memicu rambut rontok?
Matcha Bukan Penyebab Langsung Rambut Rontok
Hingga saat ini tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa matcha secara langsung merusak folikel rambut atau menyebabkan kebotakan.
Namun, cara konsumsi yang salah bisa berpengaruh tidak langsung, terutama pada orang yang sudah rentan kekurangan zat besi.
Hubungan Matcha dan Zat Besi
Matcha mengandung tannin dan polifenol yang dapat menghambat penyerapan zat besi, terutama jika diminum berdekatan dengan waktu makan.
Jika dikonsumsi berlebihan, hal ini dapat memicu anemia defisiensi besi, yang salah satu gejalanya adalah rambut rontok menyebar (telogen effluvium).
Kelompok paling berisiko:
- Wanita dengan haid banyak
- Ibu hamil/menyusui
- Vegan/vegetarian
- Penderita anemia sebelumnya
Justru Bisa Punya Manfaat
Beberapa penelitian menunjukkan antioksidan dalam green tea, termasuk matcha, berpotensi melindungi folikel rambut dan mendukung pertumbuhan rambut. Namun bukti klinisnya masih terbatas.
Berapa Banyak Matcha yang Aman?
- Umumnya aman dikonsumsi 1–2 cangkir per hari
- Jeda 1–2 jam dari makan utama agar tidak mengganggu penyerapan zat besi
- Perhatikan tanda-tanda anemia: mudah lelah, pusing, kuku rapuh, rambut rontok berlebihan
Kapan Harus ke Dokter?
Segera periksa ke Klinik Pratama dr Abdul Radjak jika:
- Rambut rontok semakin banyak
- Disertai lemas, pucat, atau pusing
- Anda rutin minum matcha dan khawatir akan efeknya
Tim medis kami siap membantu melakukan pemeriksaan darah, analisa penyebab rambut rontok, dan memberikan penanganan yang tepat.
Referensi Singkat
- Penelitian EGCG & pertumbuhan rambut (Journal of Dermatology)
- Verywell Health – Green Tea for Hair Growth
- Business Standard – Pengaruh tannin teh pada penyerapan zat besi
- Healthline – Matcha & Nutrient Absorption