Header

Hati-Hati! Banyak Skincare Viral Ternyata Mengandung Merkuri — Ini Dampak Seramnya!

Berita terkini Dipublikasikan pada 13 November 2025

Hati-Hati! Banyak Skincare Viral Ternyata Mengandung Merkuri — Ini Dampak Seramnya!

Berita terkini 13 November 2025
Hati-Hati! Banyak Skincare Viral Ternyata Mengandung Merkuri — Ini Dampak Seramnya!

Tren skincare dan produk kecantikan terus melonjak di media sosial, namun di balik janji “kulit cerah instan” luruh risiko besar yang jarang disadari. Banyak produk yang viral ternyata mengandung Merkuri (Hg) — logam berat yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia.

🔍 Temuan Fakta

Berdasarkan pengawasan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sebanyak 55 produk kosmetik/skincare di Indonesia ditemukan mengandung bahan berbahaya termasuk merkuri, asam retinoat, hidrokinon, pewarna merah K3 & K10, dan timbal. 

Di Sulawesi Selatan, pengujian laboratorium terhadap 66 produk perawatan kecantikan di Kota Makassar menunjukkan 6 produk positif mengandung merkuri, bahkan salah satu produk sudah terdaftar BPOM. 

Studi literatur menunjukkan bahwa penggunaan kosmetik yang mengandung merkuri masih ditemukan meskipun penggunaannya sudah dilarang di Indonesia melalui ‎Permenkes No. 445/Menkes/PER/VI/1998. 

⚠️ Apa Bahayanya?

Merkuri dalam skincare biasanya digunakan sebagai agen pemutih karena kemampuannya menghambat produksi melanin kulit. Namun, efek sampingnya jauh lebih serius:

Kerusakan ginjal, gangguan sistem saraf, dan saluran pencernaan.

Iritasi kulit, penggelapan (flek hitam) hingga kanker kulit.

Risiko bagi ibu hamil dan janin — paparan terus-menerus dapat memperlambat pertumbuhan janin atau bahkan menyebabkan keguguran. 

🧴 Tips Memilih Skincare Aman

Untuk menjaga diri Anda dari bahaya memakai produk bermerkuri, berikut beberapa langkah praktis:

Pastikan produk memiliki izin edar BPOM dan label jelas.

Hindari produk yang mengklaim “kulit putih instan”, terutama yang dijual melalui platform online tanpa kredibilitas.

Cek kembali daftar produk berbahaya dari BPOM secara berkala.

Bila muncul efek samping seperti ruam, kemerahan, flek hitam yang makin parah: segera hentikan pemakaian dan konsultasi ke dokter kulit.

Menggunakan skincare memang bagian dari merawat diri—namun bukan berarti mengambil risiko kesehatan jangka panjang. Pastikan Anda lebih teliti dan bijak memilih produk yang benar-benar aman.

📌 Referensi

BPOM: “Daftar 55 Produk Skincare Berbahaya Dirilis BPOM” — Temuan merkuri, asam retinoat, hidrokinon. detikcom

BPOM Makassar: Uji laboratorium 66 produk, 6 positif mengandung merkuri. https://www.metrotvnews.com

Studi literatur: Penggunaan merkuri dalam kosmetik masih ditemukan meskipun dilarang, dampak kesehatan dijelaskan. Jurnal Stikes IBNUSINA+1

Bagikan Artikel Ini

Bantu sebarkan informasi bermanfaat ini ke teman dan keluarga