Aceh Utara — Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana, Klinik Abdul Radjak turut ambil bagian dalam upaya bantuan kesehatan bagi korban banjir yang melanda wilayah Blang Geulumpang, Aceh Utara.
Dalam kegiatan kemanusiaan ini, Klinik Abdul Radjak menugaskan Bapak Junaidy dari Klinik Abdul Radjak Angke untuk terjun langsung ke lokasi terdampak banjir. Kehadiran tim kesehatan di lapangan diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan layanan kesehatan tetap dapat diakses di tengah kondisi darurat.
Adapun rangkaian kegiatan bantuan kesehatan yang dilakukan meliputi pelayanan kefarmasian di posko kesehatan selama 24 jam, guna memastikan ketersediaan dan distribusi obat bagi masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, tim juga memberikan pelayanan kesehatan di posko pengungsian, menyasar warga yang terpaksa meninggalkan rumah akibat banjir.
Tidak hanya terpusat di posko, bantuan juga dilakukan melalui pelayanan home visit bagi warga dengan keterbatasan mobilitas, seperti lansia dan pasien dengan kondisi khusus. Upaya ini bertujuan memastikan pemeriksaan dan penanganan kesehatan tetap berjalan secara optimal.
Sebagai bagian dari pemulihan pascabencana, tim Klinik Abdul Radjak turut melakukan pembersihan dan perapihan Puskesmas Blang Geulumpang yang terdampak banjir. Kegiatan ini mencakup pemilahan obat dan alat kesehatan (alkes) yang masih layak digunakan meskipun sempat terendam lumpur dan air banjir, sehingga dapat mengurangi risiko penggunaan obat atau alkes yang tidak aman.
Selain itu, Klinik Abdul Radjak juga berperan aktif dalam pengadaan obat-obatan, bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan serta Dinas Kesehatan Aceh Utara, untuk mendukung operasional Puskesmas (PKM) Blang Geulumpang agar dapat kembali memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal.
Melalui kegiatan ini, Klinik Abdul Radjak menegaskan komitmennya untuk tidak hanya hadir sebagai penyedia layanan kesehatan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang sigap membantu dalam situasi darurat dan kemanusiaan. Kepedulian dan kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan serta menjaga kesehatan masyarakat pascabanjir.